Categories
Uncategorized

BAB 5 Infrastruktur Teknologi Informasi

  •  Infrastruktur IT.

Infrastruktur teknologi informasi (TI) didefinisikan sebagai sumber dayateknologi bersama yang menyediakan platform untuk aplikasi sistem informasiperusahaan yang terperinci.Infrastruktur TI meliputi investasi dalam perantikeras,peranti lunak,dan layanan-seperti konsultasi ,pendidikan dan pelatihan yang tersebar di seluruh unit bisnis dalam perusahaan. Infrastrukturperusahaan merupakan dasar untuk melayani para pelanggan,bekerja denganvendor, dan mengatur proses bisnis internal perusahaan.

 

  • Mendefinisikan Ifrastruktur TI.

Infrastruktur TI terdiri atas sekumpulan perangkat dan aplikasi peranti lunak yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu perusahaan besar secarakeseluruhan. Namun infrastruktur TI juga merupakan sekumpulan layananfirmwide (mencakup seluruh perusahaan) yang dianggarkan oleh pihak manajemen dan terdiri atas kapabilitas manusia dan terdiri atas kapasitasmanusia dan kapasitas teknik.Yang termasuk layanan tersebut adalah:

  1. Platform komputasi digunakan untuk menyediakan layanan komputasiyang menghubungkan karyawan, pelanggan, dan pemasok dalamlingkungan digital yang konsisten.
  2. Layanan telekomunikasi yang menyediakan data,suara,dan konektivitasvideo kepada karyawan,pelanggan,dan pemasok.
  3. Layanan pengaturan data yang menyimpan dan mengelola data perusahaandan menyediakan kemampuan untuk menganalisis data

 

  • Menjelaskan pergerakan-pergerakan teknologi dari evolusi infrastrukturTI.

Infrastruktur TI di dalam organisasi saat ini merupakan hasil dari evolusiselama lebih dari 50 tahun di dalam platform komputasi. Lima era tersebutadalah mesin akuntasi elektronik, mainframe umum dan komputasiminicomputer, PC, jaringan klien/server, dan komputasi perusahaan daninternet.Hukum Moore dan Daya pemrosesan Mikro, Hukum moore menjelaskanpeningkatan eksponensial dalam daya pemrosesan dan penurunan eksponensialdalam biaya teknologi computer, melipat gandakan daya prosesor setiap 18bulan sekali, dan menurunkan harga komputasi setengahnya.Hukum penyimpangan Digital Besar Hukum digital penyimpangan digitalmenjelaskan penurunan eksponensial dalam biaya penyimpanan data,yangbunyinya: Jumlah kilobyte data yang dapat disimpan dalam media magneticdengan biaya $1 menjadi dua kali lipat setiap 15 bulan.Hukum Metcarlfe dan Ekonomi Jaringan, Menjelaskan semakin banyaknyapenggunaan computer dengan menunjukkan bahwa nilai sebuah jaringan bagianggota jaringan tersebut meningkat secara eksponensial sering anggota jaringan tersebut semakin banyak lagi.

 

  • Komponen Infrastruktur

Tujuh komponen infrastruktur :

  1. Platform peranti keras computer
  2. Platform peranti lunak computer
  3. Aplikasi peranti linak perusahaan
  4. Manajemen dan penyimpanan data
  5. Platform jaringan/telekomunikasi
  6. Platform internet
  7. Layanan dan konsultasi integrasi sistem

 

  • Mengevaluasi tantangan dari pengelolaan infrastruktur TI dan solusi manajemen.

Tantangan-tantangan infrastruktur yang utama meliputi menghadapi perubahan infastruktur, menyepakati manajemen dan tatakelolah infrastruktur, danmelakukan investasi dalam infrastruktur secara bijak. Petunjuk solusinyameliputi menggunakan model kekuatan kompetitif untuk menentukan berapabanyak pengeluaran untuk infrastruktur TI dan dimana seharusnya invenstasistrategi dalam infrastruktur dilakukan, dan menghitung biaya kepemilikan totalaset teknologi informasi. Biaya total dari kepemilikan sumber daya teknologitidak hanya sekedar biaya peranti keras dan peranti lunak saja, tetapi jugabiaya upgrade, pemeliharaan, bantuan teknis, serta pelatihan peranti keras danperanti lunak

Categories
Uncategorized

BAB 4 Etika dan Isu Sosial dalam Sistem Informasi

4.1 Memahami Etika dan Isu Sosial terkait dengan sistem

Salah satu contoh terbaru dari gagalnya peniaian etika oleh manajer senior yaitu contohnya Lehman Brothers pada tahun (2008-2010) yang merupakan salah satu bank investasi Amerika yang runtuh pada tahun 2008. Lehaman mennngunakan sistem informasi dan kecurangan akuntansi untuk menyembunyikan investasi yang buruk. Etika mengacu kepada prinsip-prinsip benar/ salah pada individu, bertindak sebagai agen moral; yang bebas, digunakan untuk membuat pilihan untuk membimbing perilaku mereka.

Model untuk berfikir tentang etika, sosial, dan isu politik

Hubungan anatara etika, sosial dan isu politik dalam lingkup masyarakat. Pengenalan teknologi informasi baru memiliki pengaruh ganda, mengangkat isu-isu etika, sosial, dan politik baru yang harus ditangani pada individu, sosial, dan tingkat politik. Isu-isu in memiliki 5 dimensi moral : hak informasi& kewajiban, hak milik & kewajiban, kualitas sistem, kualitas hidup, akuntabilitas & kontrol.

Kunci tren teknologi yang menaikkan isu etika

Terdapat 4 kunci tren teknologi yang bertanggung jawab untuk menekankan etika :

  • Daya komputasi ganda setiap 18 bulan.
  • Biaya penyimpnanan data dengan cepat menurun
  • Jaringan kemajuan dan internet
  • Kemajuan dalam teknis analisis data

profiling : penggunaan komputer untuk menggabungkan data dari berbagai sumber dan menciptakan berkas elektronik informasi rinci tentang individu. Nonobvious Relationship Awareness (NORA) : menggabungkan dari berbagai sumber unutk menemukan koneksi tersembunyi jelas yang dapat mengidentifikasi penjahat/ teroris. Teknologi NORA dapat mengambil informasi tentang orang-orang dari sumber yang berbeda dan menemukan jelas, hubungan yang belum ada.

 

4.2 Etika dalam suatu informasi masyarakat

Konsep dasar : Tanggung Jawab, Akuntabilitas, dan Kewajiban

Tanggung jawab adalah elemen kunci dari etika aksi. Akuntabilitas adalah bagian dari sistem dan lembaga-lembaga sosial untuk menentukkan tindakan bertanggung jawab. Kewajiban adalah fitur sistem politik dimana badan hukum adalah di tempat yang memungkinkan individu untuk memulihkan kerusakan yang dilakukan kepada mereka oleh orang lain. Proses hukum adalah fitur terkait masyarakat hukum dan merupakan proses dimana UU yang dipahami dan ada kemampuan untuk menarik pejabat yang lebih tinggi untuk memastikan bahwa hukum diterapkan dengan benar.

 

Analisis Etika

Terdapat 5 tahapan yaitu : mengidentifikasi dan menggambarkan dengan jelas fakta-fakta, Tentukan konflik dan mengidentifikasi nilai-nilai yang lebih tinggi pesanan yang terlibat, Mengidentifikasi pemangku kepentingan, Mengidentifikasi pilihan yang mungkin dapat diambil, dan Identifikasi potensi konsekuensi dari plihan anda.

 

Calon prinsip Etika

Golden Rule : Lakukan kepada orang lain seperti yang anda ingin dapatkan dari orang lain.

Immanuel Kant’s Categorical Imperative : Jika tindakan tidak tepat unutk semua orang untuk mengambil, itu tidak benar untuk siappapun.

Descartes Rule of Change : Jika tindakan tidak dapat diambil berulang kali, itu tidak benar untuk mengambil sama sekali.

Utilitarian Principle : Mengambil tindakan yang mencapai lebih tinggi.

Risk Aversion Principle : Mengambil tindakan yang menghasilkan kerugian setidaknya.

Ethical “no free lunch” rule : asumsikan bahwa hampir semua benda berwujud dan tidak berwujud yang dimiliki oleh seseorang kecuali ada deklarasi tertentu yang dinyatrakan

 

Kode Etik Profesi

Kode etik yang diumumkan oleh asosiasi professional seperti American Medical Association (AMA), Kode etik adalah janji-jani oleh profesi untuk mengatur diri sendiri untuk kepentingan umum masyarakat.

 

Beberapa dilema etika dunia nyata

Sistem informasi telah menciptakan dilema etika baru dimana suatu set kepentingan diadu dengan yang lain. contohnya : banyak dari perusahaan telfon gengam di AS menggunakan teknologi informasi untuk mengurangi tenaga kerja mereka.

 

4.3 Dimensi moral dari sistem Informasi

Hak Informasi : Provasi dan Kebebasan dalam era Internet

Privasi merupakan klaim individu untuk dibiarkan sendiri, bebas dari pengawasan / gangguan dari individu lain/ organisasi termasuk negara. Di Amerika, klaim untuk privasi dil;indungi terutama oleh jaminan amandemen pertama kebebasan berbicara, berserikat, Fourth Amandement ( Pencarian tidak masuk akal dan penyitaan seseorang dokumen pribadi/ rumah, Additional Federal Statue (e.g. Privacy act of 1974)

Kebanyakan hak privasi amerika dan eropa didasarkan pada rezim yang disebut Fair Information Practice (FIP). FIP adalah seperangkat prinsip yang mengatur kumpulan dan menggunakan informasi tentang individu. FIP FTC digyunakan sebagai pedoman untuk mendorong privacy perubahan UU.

  • FIP FTC
  • Notice / Awareness (prinsip inti)
  • Choice / Consent (Core Prinsip)
  • Acces ? Participation
  • Security
  • Enforcement

Petunjuk Eropa tentang perlindungan data

Di eropa tidak memungkinkan perusahaan untuk menggunakan informasi pribadi tenpa persetujuan konsumen. Mengharuskan perusahaan untuk menginformasi orang-orang ketika mereka mengumpulkan informasi tentang mereka dan mengungkapkan bagaimana akan disimpan dan digunakan. Negara-negara anggota unieropa tidak dapat mentransfer data pribadi ke negara negara dengan perlindungan privasi yang berbeda.

 

Tantangan Internet untuk privacy

Saat kita menjelajah dunia dengan internet, kadang kita tidak tahu sebenarnya segala aktivitas yang kita lakukan direkam tenpa sepengatahuan kita menggunakan :

 

  • Cookie : sejenis file teks kecil yang disimpan pada harddrive komputer ketika pengguna mengunjungi situs web.
  • Web beacon : objel kecil tidak terlihat tertanam dalam pesan email untuk memantau perilaku pengguna.
  • Spy ware

Solusi Tehnikal

Selain UU, teknologi baru yang tersedia untuk melindungi privasi pengguna. Sekarang ada alat untuk membantu pengguna menentukan jenis data pribadi yang dapat diekstraksi oleh situs web. Platform for Privacy Preference (P3P) Pengguan menentukan tingkat privacy yang diinginkan di pengaturan browser.

 

Properti Hak : Kekayaan Intelektual

Kekayaan intelektual dianggap property tidak berwujud yang dibuat individu/ situs web memposting kebijakan privasi bagi pengunjumng untuk meninjau. Tiga cara utama untuk melindungi kekayaan intelektual :

 

  • Trade Secret : setiap produk karya intelektual rumus, perangkat, pola atau kompilasi data yang digunakan untuk tujuan bisnis
  • Copyright : hibah hukum yang melindungi penciptaan kekayaan intelektual dari karya kita yang disalin orang lain untuk tujuan apapun selama hidup.
  • Patents : sebuah paten memberikan pemilik monopoli ekslusif pada ede-ide dibalik penemuan selama 20 tahun.

 

 

Tantangan untuk Hak Kekayaan Intelektual

Media digital berbeda dari buku-buku, amjalah,dll. Dalam hal kemudahan replikasi, sehingga banyak file illegal dengan mudah tersebar. Millenium Digital Copyright Act (DMCA)menyediakan perlindungan hak cipta.

 

Akuntabilitas, tanggung jawab, dan pengendalian

Terdapat tiga sumber utama dari sistem kinerja yang buruk : software bug, kesalahan, Hardware atau fasilitas kegagalabn, miskin, kualitas data input (sumber yang paling umum dari kegagalan sistem bisnis).

 

Kualitas hidup : Ekuitas, akses dan batas

Terdapat konsekuensi negativ sosial dari sistem yaitu : Menyeimbangkan data, kecepatan perubaahan, mempertahankan batas, ketergantungan dan kerentanan, kejahatan komputer dan penyalahgunaan, spam, dan pembenahan kerja.

 

Resiko Kesehatan

  • Repetitive Stress Injury (RSI) : akibat dari oto yang dipaksa melakukan tindakan berulan ulang
  • Carpal Tunnel Syndrome (CTS) : Tekanan pada saraf median melalui struktur tulang pergelangan tangan yang disebut sebuah carpal tunnel yang menghasilkan rasa sakit.
Categories
Uncategorized

BAB 3 Sistem Informasi, Organisasi, dan Strategi

3.1.Sistem Informasi Informasi

 

Sistem Informasi dan organisasi saling mempengaruhi. Sistem Informasi dibentuk oleh manajer untuk kepentingan perusahaan bisnis. Pada saat yang sama organisasi harus terbuka untuk melayani pengaruh sistem informasi untuk mendapatkan keuntungan dari teknologi baru. Interaksi antara sistem informasidan organisasi adalah kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor mediasi, termasuk struktur organisasi, proses bisnis, politik, budaya, lingkungan sekitar, dan keputusan manajemen.

Apa itu organisasi?

Definisi technical : stabil, struktur sosial formal yang mengambil sumber dari lingkungan dan memproses untuk menghasilkan output, sebuah badan hukum formal dengan aturan dan prosedur internal serta struktur sosial. Sedangkan definisi behavorialnya, organisasi merupakan kumpulan hak, hak istimewa, kewajiban, dan tanggung jawab yang seimbang selama periode waktu melalui konflik dan resolusi konflik.

Definisi teknis memberitahu kita bagian ribuan perusahaan di pasar yang kompetitif mrnggabungkan modal, tenaga kerja, dan teknologi informasi, sedangkan definisi behavorial membawa kita dalam perusahaan individu untuk melihat bagaimana teknologi yang mempengaruhi organisasi dalam kerja.

Fitur Organisasi :

  • Penggunaan struktur hirarkis
  • Akuntabilitas, otoritas dalam sistem pengambilan keputusan imporsi
  • KEpatuhan terhadap prinsip efisiensi
  • Rutinitas dan proses bisnis
  • Organisasi politik, budaya, lingkungan, dan struktur.

 

Sistem Informasi : Instrumen kunci untuk scanning lingkungan, membantu manajer mengidentifikasi perubahan eksternal yang mungkin memerlukan respon organisasi. Fitur organisasi lainnya : golas, konstituen, gaya kepemimpinan, tugas, lingkungan sekitar. Distruptive Teknologi : dimana terkadang teknologi dan inovasi bisnis datang bersama secara radikal mengubah bisnis landscape dan lingkungan. Inovasi ini disebut descruptive. contoh : mobil menggantikan kereta kuda. Biasanya descruptive ini menggantikan dengan produk pengganti yang berkinberja baik/ lebih baik.

 

3.2. Bagaimana System Informasi Mempengaruhi Organisasi dan Bisnis Perusahaan

 

Dampak Ekonomi

  • Teknolgi informasi merubah biaya relatif dari modal & biaya informasi.
  • Teknologi sistem informasi merupakan faktor produksi seperti modal dan tenaga kerja
  • Teknik informasi mempengaruhi biaya dan kualitas informasi dan perubahan informasi ekonomi

 

Dampak Organisasi dan Perilaku

 

Teknologi informasi meratakan organisasi menjadi : pengambilan keputusan mendorong ke tingkat yang lebih rendah, lebih sedikit manajer yang dibutuhkan sehingga teknologi informasi memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dengan meningkatkan rentang kendali.
Sistem informsi dapat mengurangi jumlah tingkat / level dalam suatu organisasi dengan cara menyediakan manajer dengan informasi untuk mengawasi banyak pekerja dan dengan memberikan karyawan tingkat rendah lebih dalam kewenangan pengambilan keputusan.

Organisasi Postindustrial

 

Dalam masyarakat postindustrial, kewenangan semakin bergantung pada pengetahuan dan kompetensi dan tidak hanya pada posisi formal. Oleh karena itu, bentuk organisasi merata karena pekerja professional cenderung self managing, dan pengambilan keputusan harus menajdi lebih terdesentralisasi pengetahuan dan informasi menjadi lebih luas diseluruh perusahaan.

Memahami Resistensi terhadap perubahan Organisasi

 

Sistem informasi menjadi terikat dalam politik organisasi karena mempengaruhi terhadap sumber daya kunci yaitu informasi. Sistem Informasi berpotensi mengubah struktur organisasi, budaya, politik, dan kerja. Karena resistensi terhadap perubahan organisasi sangat kuat, banyak informasi investasi teknologi menggelepar dan tidak meningkatkan produktivitas. Kegagalan tentang penelitian pelaksanaan proyek menunjukkan bahwa alasan umum kegagalan proyek proyek besr untuk mencapai tujuan mereka bukan kegagalan teknologi tapi resistensi terhadap organisasi dan politik.

Internet dan Organisasi

 

Internet meningkatkan aksesibilitas, penyimpanan, dan distribusi informais dan pengetahuan untuk organisasi. Intinya, internet dapat menurunkan biaya transaksi dan agensi yang dihadapai sebagian besar oragnisasi.

 

 

 

 

 

Implikasi untuk perancangan dan pemahaman sistem informasi

 

Faktor organisasi pusat harus dipertimbangkan ketika merencanakan sebuah sistem baru adalah sebagai berikut : lingkungan dan organisasi harus berfungsi, struktur organisais, budaya dan politik organisasi itu, jenis organisasi dan gaya kepemimpinan.

3.3 Menggunakan Sistem informasi untuk Mencapai Keunggulan kompetitif

 

Perusahaan yang lebih baik dari pada yang lain dikatakan memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan orang lain, mereka mampu menggunakan sumberdaya umum tersedia secara lebih efisien biasanya.

Gaya Kompetitif Model Porter

 

Model porter banyak digunakan untuk pemahaman kompetitif. Keuntungan model ini memberikan pandangan umum dari perusahaan, pesaingnya, dan lingkungan perusahaan ini. Moder porter adalah semua tentang lingkungan bisnis perusahaan secara umum. Lima kekuatan kompetitiv bentuk milik perusahaan : pesaing tradisional, pendatang baru pasar, produk dan jasa pengganti, customer, dan supplier.

Strategi sistem informasi untuk berurusan dengan kekuatan kompeititv

Ada empat trategi generik yang masing-masing dihidupkan dengan menggunakan teknologi informasi dalam menghadapi kekuatan kompetitiv: low cost leadership, diferensiasi produk, focus on market niche, dan memperkuat hubunagn antara suplier dan pelanggan.

Pengaruh Internet terhadap Keuntungan Kompetitif

 

Transformasi, kehancuran, ancaman terhadap beberapa industri , contohnya biro perjalanan, koran. Persaingan yeng terjadi lebih kritis memungkinkan standar baru, peluang baru untuk membangun merk dan basis pelanggan setia.

Model Rantai nilai Bisnis

 

Melihat perusahaan sebagai serangkaian kegiatan yang menambah nilai produk / jasa. menyoroti kegiatan khusus dalam bisnis dimana strategi kompetitiv terbaik dapat diterapkan dan dimana sistem informasdi yang paling mungkin memiliki dampak strategi. Paling efektiv untuk meningkatkan posisi kompeititv. Pada setiap tahap menentukan bagaimana sistem informasi dapat meningkatkan efisiensi operasional dan meningkatkan pelanggan dan pemasok.

Memperluas Rantai nilai
Sebuah sistem informais dapat meningkatkan kinerja keseluruahn unit bin=snios drngan mempromosikan sinergi dan kompetensi inti.

  • Sinergi : ketika output dari beberapa unit yang digunakan sebagai masukan kepada orang lain/ organisasi.
  • Kompetensi Inti : Kegiatan yang merupakan perusahaan pemimpin kelas dunia bergantung pada pengetahuan, pengalaman,dll.
  • Strategi berbasis jaringan : mengambil keuntungn dari kemampuan perusahaan untuk jaringan dengan satu sama lain .

 

3.4 Menggunakan Sistem untuk keuntungan kompetitiv : Isu Kontemporer

 

Berhasil menggunakan sistem informasi untuk mencapai keunggulan kompetitiv yang menentang dan membutuhkan koordinasi yang tepat dari teknologi, organisasi, dan manajemen.

  • Mempertahankan keungggulan kompetitiv : Keunggulan kompetitiv tidak selamanya mendatangkan keunggulan jangka panjang. Dengan adanya internet, bisa saja kompetitor menggeser dengan tidak terduga.
  • Menyelaraskan dengan tujuan bisnis : antara Teknologi informasi dan bisnis/ tujuan usahanya.
  • Mengelola perpindahan strategi
Categories
Uncategorized

BAB 2 Global E-bisnis dan Kolaborasi

PROSES BISNIS DAN SISTEM INFORMASI

Proses bisnis, mengacu pada cara di mana pekerjaan diatur, dikoordinasikan, dan difokuskan untuk menghasilkan produk atau layanan yang berharga. Proses bisnis adalah kumpulan kegiatan yang diperlukan untuk menghasilkan produk atau layanan. Proses bisnis juga merujuk pada cara-cara unik di mana organisasi mengoordinasikan pekerjaan, informasi, dan pengetahuan, dan cara-cara di mana manajemen memilih untuk mengoordinasikan pekerjaan.

Untuk sebagian besar, kinerja perusahaan bisnis tergantung pada seberapa baik proses bisnisnya dirancang dan dikoordinasikan. Proses bisnis perusahaan dapat menjadi sumber kekuatan kompetitif jika mereka memungkinkan perusahaan untuk berinovasi atau melakukan eksekusi yang lebih baik daripada para pesaingnya. Proses bisnis juga dapat menjadi kewajiban jika didasarkan pada cara kerja yang sudah ketinggalan zaman yang menghambat respons dan efisiensi organisasi.

Setiap bisnis dapat dilihat sebagai kumpulan proses bisnis, beberapa di antaranya merupakan bagian dari proses yang mencakup lebih besar. Misalnya, merancang model perahu layar baru, membuat komponen, merakit perahu jadi, dan merevisi desain dan konstruksi adalah bagian dari keseluruhan proses produksi. Banyak proses bisnis terkait dengan area fungsional tertentu.

 

BAGAIMANA TEKNOLOGI INFORMASI MENINGKATKAN PROSES BISNIS

Persis bagaimana sistem informasi meningkatkan proses bisnis? Sistem informasi mengotomatisasi banyak langkah dalam proses bisnis yang sebelumnya dilakukan secara manual, seperti memeriksa kredit klien, atau membuat faktur dan pesanan pengiriman. Tetapi hari ini, teknologi informasi dapat melakukan lebih banyak lagi. Teknologi baru benar-benar dapat mengubah aliran informasi, sehingga memungkinkan lebih banyak orang untuk mengakses dan berbagi informasi, mengganti langkah-langkah berurutan dengan tugas-tugas yang dapat dilakukan secara bersamaan, dan menghilangkan keterlambatan dalam pengambilan keputusan. Teknologi informasi baru sering mengubah cara bisnis bekerja dan mendukung model bisnis yang sepenuhnya baru.

Itulah mengapa sangat penting untuk memperhatikan proses bisnis, baik dalam kursus sistem informasi Anda dan dalam karir masa depan Anda. Dengan menganalisis proses bisnis, Anda dapat mencapai pemahaman yang sangat jelas tentang bagaimana bisnis benar-benar bekerja. Selain itu, dengan melakukan analisis proses bisnis, Anda juga akan mulai memahami cara mengubah bisnis dengan meningkatkan prosesnya agar lebih efisien atau efektif.

 

JENIS-JENIS SISTEM INFORMASI

Organisasi bisnis, tipikal ini memiliki sistem yang mendukung proses untuk masing-masing fungsi bisnis utama— sistem untuk penjualan dan pemasaran, manufaktur dan produksi, keuangan dan akuntansi, dan sumber daya manusia. Anda dapat menemukan contoh sistem untuk masing-masing fungsi bisnis ini di Trek Pembelajaran untuk bab ini. Sistem fungsional yang beroperasi secara independen satu sama lain menjadi bagian dari masa lalu karena mereka tidak dapat dengan mudah berbagi informasi untuk mendukung proses bisnis lintas fungsional. Banyak yang telah diganti dengan sistem lintas fungsi skala besar yang mengintegrasikan kegiatan proses bisnis terkait dan unit organisasi. Kami menjelaskan aplikasi crossfungsional terintegrasi ini nanti di bagian ini.

Perusahaan yang khas juga memiliki sistem yang berbeda yang mendukung kebutuhan pengambilan keputusan dari masing-masing kelompok manajemen utama. Manajemen operasional, manajemen menengah, dan manajemen senior masing-masing menggunakan sistem untuk mendukung keputusan yang harus mereka buat untuk menjalankan perusahaan.

SISTEM UNTUK KELOMPOK MANAJEMEN YANG BERBEDA

Sistem Pemrosesan Transaksi

Sistem pemrosesan transaksi (TPS) menyediakan informasi semacam ini. Sistem pemrosesan transaksi adalah sistem komputerisasi yang melakukan dan mencatat transaksi rutin harian yang diperlukan untuk melakukan bisnis, seperti entri pesanan penjualan, pemesanan hotel, penggajian, pencatatan karyawan, dan pengiriman.

Sistem Intelijen Bisnis untuk Pendukung Keputusan

Sistem informasi manajemen (MIS) dan juga menunjuk kategori spesifik sistem informasi yang melayani manajemen menengah. MIS menyediakan laporan bagi para manajer kinerja saat ini. Informasi ini adalah untuk memantau dan mengendalikan bisnis dan masa depan. MIS merangkum dan melaporkan operasi dasar menggunakan data yang disediakan oleh sistem iri transaksi. Data transaksi dasar dari TPS dikompresi dan biasanya dimasukkan dalam laporan yang dihasilkan pada jadwal reguler. Hari ini, banyak dari laporan-tanggal ini disampaikan online.

Semua sistem manajemen yang baru saja kami jelaskan adalah sistem untuk intelijen bisnis. Intelijen bisnis adalah istilah kontemporer untuk data dan perangkat lunak untuk mengatur, menganalisis, dan menyediakan akses ke data untuk membantu manajer dan pengguna perusahaan lainnya membuat keputusan yang lebih tepat.

 

Sistem dukungan eksekutif (ESS) membantu manajemen senior membuat keputusan ini. Mereka membahas keputusan non-rutin yang membutuhkan penilaian, evaluasi, dan wawasan karena tidak ada prosedur yang disepakati untuk mendapatkan solusi. ESS menyajikan grafik dan data dari berbagai sumber melalui antarmuka yang mudah digunakan oleh para manajer senior. Seringkali informasi disampaikan kepada eksekutif senior melalui portal, yang menggunakan antarmuka Web untuk menyajikan konten bisnis pribadi yang terintegrasi.

SISTEM UNTUK MENGHUBUNGKAN PERUSAHAAN

Aplikasi Perusahaan

Perusahaan Sistem Perusahaan menggunakan sistem perusahaan, juga dikenal sebagai sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP), untuk mengintegrasikan proses bisnis di bidang manufaktur dan produksi, keuangan dan akuntansi, penjualan dan pemasaran, dan sumber daya manusia ke dalam satu sistem perangkat lunak. Informasi yang sebelumnya terfragmentasi dalam banyak sistem berbeda disimpan dalam satu gudang data komprehensif yang dapat digunakan oleh banyak bagian bisnis yang berbeda.

Sistem Manajemen Pengetahuan Beberapa perusahaan berkinerja lebih baik daripada yang lain karena mereka memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang cara membuat, memproduksi, dan memberikan produk dan layanan. Pengetahuan yang kuat ini sulit ditiru, unik, dan dapat dimanfaatkan untuk keuntungan strategis jangka panjang. Sistem manajemen pengetahuan (KMS) memungkinkan organisasi untuk lebih baik mengelola proses untuk menangkap dan menerapkan pengetahuan dan keahlian. Sistem ini mengumpulkan semua pengetahuan dan pengalaman yang relevan di perusahaan, dan membuatnya tersedia di mana saja dan kapan saja diperlukan untuk meningkatkan proses bisnis dan keputusan manajemen. Mereka juga menghubungkan perusahaan dengan sumber pengetahuan eksternal.

Intranet dan extranet

Intranet adalah situs web perusahaan internal yang hanya dapat diakses oleh karyawan. Istilah “intranet” mengacu pada fakta bahwa itu adalah jaringan internal, berbeda dengan Internet, yang merupakan jaringan publik yang menghubungkan organisasi dan jaringan eksternal lainnya. Intranet menggunakan teknologi dan teknik yang sama seperti Internet yang lebih besar, dan mereka sering hanya merupakan area akses pribadi di situs Web perusahaan yang lebih besar. Begitu juga dengan extranet. Ekstranet adalah situs Web perusahaan yang dapat diakses oleh vendor dan pemasok resmi, dan sering digunakan untuk mengoordinasikan pergerakan pasokan ke aparatus produksi perusahaan.

 

E-BISNIS, E-COMMERCE, DAN E-GOVERNMENT

Bisnis elektronik, atau e-bisnis, mengacu pada penggunaan teknologi digital dan Internet untuk menjalankan proses bisnis utama dalam perusahaan. E-bisnis termasuk kegiatan untuk manajemen internal perusahaan dan untuk koordinasi dengan pemasok dan mitra bisnis lainnya. Ini juga termasuk perdagangan elektronik, atau e-commerce. E-government mengacu pada penerapan teknologi Internet dan jaringan untuk secara digital memungkinkan hubungan pemerintah dan badan sektor publik dengan warga, bisnis, dan lengan pemerintah lainnya.

SISTEM UNTUK KOLABORASI DAN KERJA SAMA

APA ITU KERJA SAMA?

Kolaborasi bekerja dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama dan eksplisit. Kolaborasi berfokus pada pencapaian tugas atau misi dan biasanya terjadi dalam bisnis, atau organisasi lain, dan di antara bisnis. Kolaborasi bisa berumur pendek, berlangsung beberapa menit, atau jangka panjang, tergantung pada sifat tugas dan hubungan antar peserta. Kolaborasi bisa satu-ke-satu atau banyak-ke-banyak.

Kolaborasi dan kerja tim lebih penting hari ini daripada sebelumnya karena berbagai alasan.

  • Pertumbuhan pekerjaan profesional
  • Mengubah sifat pekerjaan
  • Mengubah ruang lingkup perusahaan.
  • Penekanan pada inovasi.
  • Mengubah budaya kerja dan bisnis
  • Mengubah organisasi perusahaan

 

ALAT DAN TEKNOLOGI UNTUK KOLABORASI DAN KERETA KERJA

  • E-mail dan Instant Messaging (IM)
  • Jaringan sosial
  • Wiki
  • Dunia Virtual
  • Lingkungan Kolaborasi Berbasis Internet

 

Sistem Pertemuan Virtual Untuk banyak bisnis, termasuk perbankan investasi, akuntansi, hukum, layanan teknologi, dan konsultasi manajemen, perjalanan yang luas adalah fakta kehidupan. Biaya yang dikeluarkan oleh perjalanan bisnis telah terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena meningkatnya biaya energi. Dalam upaya untuk mengurangi biaya perjalanan, banyak perusahaan, baik besar maupun kecil, mengadopsi teknologi konferensi video dan konferensi web.

Google Apps / Google Sites Salah satu layanan online “gratis” yang paling banyak digunakan untuk kolaborasi adalah Google Apps / Google Sites. Google Sites memungkinkan pengguna untuk membuat situs web daring yang dapat diedit secara daring dengan cepat. Google Sites adalah salah satu bagian dari rangkaian alat Google Apps yang lebih besar. Pengguna Google Sites dapat mendesain dan mengisi situs Web dalam hitungan menit dan, tanpa keterampilan teknis tingkat lanjut, memposting berbagai file termasuk kalender, teks, spreadsheet, dan video untuk pengeditan dan pengeditan pribadi, grup, atau publik.

Microsoft SharePoint Microsoft SharePoint adalah sistem kolaborasi yang paling banyak diadopsi untuk perusahaan kecil dan menengah yang menggunakan server Microsoft dan produk-produk jaringan. Beberapa perusahaan besar telah mengadopsinya juga. SharePoint adalah platform kolaborasi dan manajemen dokumen berbasis browser, dikombinasikan dengan mesin pencari canggih yang diinstal pada server perusahaan. SharePoint memiliki antarmuka berbasis Web dan integrasi erat dengan alat sehari-hari seperti produk perangkat lunak desktop Microsoft Office. Strategi Microsoft adalah memanfaatkan “kepemilikan” dari desktop melalui Microsoft Office dan produk Windows. Untuk Microsoft, jalan menuju kolaborasi perusahaan dimulai dengan desktop Office dan server jaringan Microsoft. Perangkat lunak SharePoint memungkinkan karyawan untuk berbagi dokumen Office mereka dan berkolaborasi dalam proyek menggunakan dokumen Office sebagai pondasinya.

Berikut ini adalah daftar kemampuan utama SharePoint:

  • Menyediakan satu ruang kerja bagi tim untuk mengoordinasikan jadwal, mengatur dokumen, dan berpartisipasi dalam diskusi, di dalam organisasi atau melalui ekstranet.
  • Memfasilitasi pembuatan dan pengelolaan dokumen dengan kemampuan untuk mengontrol versi, melihat revisi sebelumnya, menegakkan keamanan khusus dokumen, dan memelihara pustaka dokumen.
  • Memberikan pengumuman, peringatan, dan papan diskusi untuk menginformasikan pengguna ketika tindakan diperlukan atau perubahan dilakukan pada dokumentasi atau informasi yang ada.
  • Mendukung konten yang dipersonalisasi dan baik pandangan pribadi maupun publik atas dokumen dan aplikasi.
  • Menyediakan template untuk blog dan wiki untuk membantu tim berbagi informasi dan bertukar pikiran.
  • Menyediakan alat untuk mengelola pustaka dokumen, daftar, kalender, tugas, dan papan diskusi secara offline, dan untuk menyinkronkan perubahan ketika tersambung kembali ke jaringan.
  • Menyediakan alat pencarian perusahaan untuk mencari orang, keahlian, dan konten.

 

FUNGSI SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS

 

Manajer sistem informasi adalah pemimpin tim programmer dan analis, manajer proyek, manajer fasilitas fisik, manajer telekomunikasi, atau spesialis basis data. Mereka juga manajer operasi komputer dan staf entri data.

 

Di banyak perusahaan, departemen sistem informasi dipimpin oleh petugas informasi kepala (chief information officer, CIO). CIO adalah manajer senior yang mengawasi penggunaan teknologi informasi di perusahaan

Chief security officer (CSO) bertanggung jawab atas keamanan sistem informasi untuk perusahaan dan bertanggung jawab untuk menegakkan kebijakan keamanan informasi perusahaan (lihat Bab 8). (Terkadang posisi ini disebut petugas keamanan informasi kepala [CISO] di mana keamanan sistem informasi dipisahkan dari keamanan fisik.)

Keamanan sistem informasi dan kebutuhan untuk melindungi data pribadi telah menjadi begitu penting sehingga perusahaan-perusahaan yang mengumpulkan data pribadi dalam jumlah besar telah menetapkan posisi untuk petugas privasi utama (CPO).

Chief knowledge officer (CKO) bertanggung jawab untuk program manajemen pengetahuan perusahaan. CKO membantu merancang program dan sistem untuk menemukan sumber pengetahuan baru atau memanfaatkan pengetahuan yang ada dengan lebih baik dalam proses organisasi dan manajemen. Pengguna akhir adalah perwakilan dari departemen di luar kelompok sistem informasi untuk siapa aplikasi dikembangkan.

Categories
Uncategorized

BAB 1: Sistem Informasi dalam Bisnis Global Saat Ini

1.1 Peran Sistem Informasi dalam Bisnis Saat Ini

Sebagai manajer, sebagian besar akan bekerja untuk perusahaan yang secara intensif menggunakan sistem informasi dan membuat investasi besar dalam teknologi informasi. Anda tentu ingin tahu cara menginvestasikan uang ini dengan bijak. Jika anda membuat pilihan bijak, perusahaan Anda dapat mengungguli pesaing. Jika Anda membuat miskin pilihan, Anda akan membuang-buang modal yang berharga. Buku ini didedikasikan untuk membantu Anda membuat keputusan yang bijaksana tentang teknologi informasi dan sistem informasi.

SISTEM INFORMASI ADALAH TRANSFORMASI BISNIS

Anda dapat melihat hasil dari pembelanjaan besar-besaran ini di sekitar Anda setiap hari mengamati bagaimana orang melakukan bisnis. Lebih banyak akun ponsel nirkabel dibuka pada tahun 2009 dari saluran telepon telepon yang diinstal. Handphone, BlackBerry, iPhone, e-mail, dan konferensi online melalui Internet semua menjadi alat bisnis yang penting. Delapan puluh sembilan juta orang di United Negara-negara mengakses Internet menggunakan perangkat seluler pada tahun 2010, hampir setengah dari total populasi pengguna Internet (eMarketer, 2010). Ada 285 juta ponsel pelanggan di Amerika Serikat, dan hampir 5 miliar di seluruh dunia (Dataxis, 2010).

Hingga Juni 2010, lebih dari 99 juta bisnis di seluruh dunia memiliki dot-com Situs internet terdaftar (Verisign, 2010). Hari ini, 162 juta orang Amerika berbelanja online, dan 133 juta telah membeli secara online. Setiap hari sekitar 41 juta Orang Amerika online untuk meneliti produk atau layanan.

APA YANG BARU DALAM INFORMASI MANAJEMEN SISTEM?

bisnis adalah perubahan terus-menerus dalam teknologi, penggunaan manajemen teknologi, dan dampaknya pada kesuksesan bisnis. Bisnis dan industri baru muncul, yang lama menurun, dan perusahaan yang sukses adalah mereka yang belajar bagaimana menggunakan teknologi baru.

Di bidang teknologi ada tiga perubahan yang saling terkait: (1) platform digital seluler yang muncul, (2) pertumbuhan perangkat lunak online sebagai layanan, dan (3) pertumbuhan dalam “cloud computing” di mana semakin banyak perangkat lunak bisnis berjalan di Internet.

Manajer secara rutin menggunakan apa yang disebut “Web 2.0” teknologi seperti sosial jaringan, alat kolaborasi, dan wiki agar menjadi lebih baik, lebih cepat keputusan. Saat perilaku manajemen berubah, bagaimana pekerjaan diatur, terkoordinasi, dan diukur juga berubah. Dengan menghubungkan karyawan yang bekerja pada tim dan proyek, jejaring sosial adalah tempat kerja diselesaikan, di mana rencana dijalankan, dan di mana manajer mengelola. Ruang kolaborasi 8 Bagian Satu Organisasi, Manajemen, dan Perusahaan Jaringan di mana karyawan bertemu satu sama lain — bahkan ketika mereka dipisahkan benua dan zona waktu.

Kekuatan komputasi awan dan pertumbuhan digital seluler Platform memungkinkan organisasi untuk lebih mengandalkan telework, kerja jarak jauh, dan pengambilan keputusan terdistribusi. Platform yang sama ini berarti perusahaan dapat melakukan outsourcing lebih banyak bekerja, dan bergantung pada pasar (bukan karyawan) untuk membangun nilai. Itu juga berarti bahwa perusahaan dapat berkolaborasi dengan pemasok dan pelanggan untuk menciptakan produk baru, atau membuat produk yang ada lebih efisien.

Anda dapat melihat beberapa tren ini bekerja di Sesi Interaktif Pengelolaan. Jutaan manajer sangat bergantung pada platform digital seluler untuk mengoordinasikan pemasok dan pengiriman, memuaskan pelanggan, dan mengelola mereka para karyawan. Hari kerja tanpa perangkat seluler atau akses Internet ini akan tidak terpikirkan.

TANTANGAN GLOBALISASI DAN PELUANG: DUNIA YANG MERATA

Pada tahun 2005, wartawan Thomas Friedman menulis sebuah buku berpengaruh yang menyatakan dunia sekarang “datar,” yang ia maksudkan dengan Internet dan global komunikasi telah sangat mengurangi keuntungan ekonomi dan budaya negara maju. Friedman berpendapat bahwa negara-negara AS dan Eropa berjuang untuk kehidupan ekonomi mereka, bersaing untuk pekerjaan, pasar, sumber daya, dan bahkan ide dengan populasi yang berpendidikan tinggi dan termotivasi di daerah berupah rendah di dunia yang kurang berkembang (Friedman, 2007). “Globalisasi” ini menyajikan keduanya tantangan dan peluang untuk perusahaan bisnis

DIGITAL YANG MENGGAMBARKAN PERUSAHAAN

Semua perubahan yang baru saja kami jelaskan, ditambah dengan hal yang sama pentingnya desain ulang organisasi, telah menciptakan kondisi untuk perusahaan digital sepenuhnya. Sebuah perusahaan digital dapat didefinisikan bersama beberapa dimensi. Perusahaan digital adalah salah satunya yang hampir semua hubungan bisnis signifikan dengan organisasi pelanggan, pemasok, dan karyawan secara digital diaktifkan dan dimediasi. Inti proses bisnis dicapai melalui jaringan digital yang mencakup seluruh organisasi atau menghubungkan beberapa organisasi.

Proses bisnis mengacu pada himpunan tugas dan perilaku yang terkait secara logis bahwa organisasi berkembang dari waktu ke waktu untuk menghasilkan hasil bisnis yang spesifik dan cara unik di mana kegiatan ini diatur dan dikoordinasikan. Mengembangkan produk baru, menghasilkan dan memenuhi pesanan, menciptakan rencana pemasaran, dan mempekerjakan seorang karyawan adalah contoh proses bisnis, dan cara organisasi mencapai proses bisnis mereka dapat menjadi sumber kekuatan kompetitif.

 

TUJUAN BISNIS STRATEGIS SISTEM INFORMASI

Secara khusus, perusahaan bisnis berinvestasi dalam sistem informasi untuk mencapainya enam tujuan bisnis strategis: keunggulan operasional; produk baru, layanan,dan model bisnis; keintiman pelanggan dan pemasok; keputusan yang lebih baikpembuatan; keunggulan kompetitif; dan kelangsungan hidup.

Keunggulan Operasional

Bisnis terus berusaha meningkatkan efisiensi operasi mereka untuk mencapai profitabilitas yang lebih tinggi. Sistem dan teknologi informasi beberapa alat paling penting yang tersedia bagi para manajer untuk mencapai yang lebih tinggi tingkat efisiensi dan produktivitas dalam operasi bisnis, terutama saat ditambah dengan perubahan dalam praktik bisnis dan perilaku manajemen.

Produk, Layanan, dan Model Bisnis Baru

Sistem informasi dan teknologi adalah alat pendukung utama bagi perusahaanmembuat produk dan layanan baru, serta model bisnis yang sama sekali baru.Model bisnis menggambarkan bagaimana perusahaan memproduksi, mengirim, dan menjual aproduk atau layanan untuk menciptakan kekayaan.

Intimasi Pelanggan dan Pemasok

Ketika suatu bisnis benar – benar mengenal pelanggannya, dan melayani mereka dengan baik,pelanggan umumnya menanggapi dengan kembali dan membeli lebih banyak. Ini menimbulkanpendapatan dan laba. Demikian juga dengan pemasok: semakin banyak bisnis yang mengikutinyapemasok, semakin baik pemasok dapat memberikan input penting. Ini menurunkan biaya.Bagaimana benar-benar mengenal pelanggan Anda, atau pemasok, adalah masalah utama bagibisnis dengan jutaan pelanggan offline dan online.

Peningkatan Pengambilan Keputusan

Banyak manajer bisnis beroperasi di bank informasi, tidak pernah benar-benar memiliki informasi yang tepat pada waktu yang tepat untuk membuat keputusan berdasarkan informasi.Sebaliknya, manajer bergantung pada perkiraan, tebakan terbaik, dan keberuntungan. Hasilnya adalah over produksi barang dan jasa, miskin alokasi sumber daya, dan miskin waktu respons. Hasil buruk ini meningkatkan biaya dan kehilangan pelanggan. Dalam dekade terakhir, sistem dan teknologi informasi telah memungkinkan manajer untuk menggunakan data real-time dari pasar saat membuat keputusan.

Keunggulan kompetitif

Ketika perusahaan mencapai satu atau lebih dari tujuan bisnis ini — operasionalkeunggulan; produk, layanan, dan model bisnis baru; pelanggan / pemasokkeintiman; dan meningkatkan pengambilan keputusan – kemungkinan sudah adamencapai keunggulan kompetitif.

Bertahan hidup

Perusahaan bisnis juga berinvestasi dalam sistem dan teknologi informasi karena merekaadalah kebutuhan untuk melakukan bisnis. Terkadang “kebutuhan” ini didorong olehperubahan tingkat industri. Misalnya, setelah Citibank memperkenalkan yang pertamamesin kasir otomatis (ATM) di wilayah New York pada tahun 1977 untuk menarikpelanggan melalui tingkat layanan yang lebih tinggi, pesaingnya bergegas untuk menyediakan ATMkepada pelanggan mereka untuk mengikuti Citibank. Hari ini, hampir semua bank diAmerika Serikat memiliki ATM regional dan tautan ke ATM nasional dan internasional.

1.2 PERSPEKTIF PADA SISTEM INFORMASI

APA ITU SISTEM INFORMASI?

Suatu sistem informasi dapat didefinisikan secara teknis sebagai satu set yang saling terkaitkomponen yang mengumpulkan (atau mengambil), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasiuntuk mendukung pengambilan keputusan dan kontrol dalam suatu organisasi. Sebagai tambahannyamendukung pengambilan keputusan, koordinasi, dan kontrol, sistem informasimungkin juga membantu manajer dan pekerja menganalisis masalah, memvisualisasikan komplekssubyek, dan membuat produk baru.

Sistem informasi berisi informasi tentang orang-orang penting, tempat,dan hal-hal dalam organisasi atau lingkungan sekitarnya.Dengan informasi yang kami maksud data yang telah dibentuk menjadi suatu bentuk yang adabermakna dan berguna bagi manusia. Data, sebaliknya, adalah aliran mentahfakta yang mewakili peristiwa yang terjadi di organisasi atau lingkungan fisik sebelum mereka telah diatur dan diatur ke dalam bentuk yang dapat dilakukan orang.

DIMENSI SISTEM INFORMASI

Untuk memahami sistem informasi sepenuhnya, Anda harus memahami yang lebih luasorganisasi, manajemen, dan dimensi teknologi informasi sistem dan kekuatan mereka untuk memberikan solusi terhadap tantangan dan masalahdi lingkungan bisnis. Kami mengacu pada pemahaman yang lebih luas tentang sistem informasi ini, yang mencakup pemahaman tentang manajemen dandimensi organisasi sistem serta dimensi teknissistem, sebagai literasi sistem informasi. Keaksaraan komputer, sebaliknya, berfokus terutama pada pengetahuan teknologi informasi.

Organisasi

Sistem informasi merupakan bagian integral dari organisasi. Memang, bagi sebagian orangperusahaan, seperti perusahaan pelaporan kredit, tidak akan ada bisnis tanpasuatu sistem informasi. Unsur-unsur kunci dari suatu organisasi adalah orang-orangnya,struktur, proses bisnis, politik, dan budaya.

Organisasi memiliki struktur yang terdiri dari berbagai tingkatan danspesialisasi. Struktur mereka mengungkapkan pembagian kerja yang jelas. Otoritas dan tanggung jawab dalam perusahaan bisnis diatur sebagai hierarki, atau piramidastruktur. Tingkat hirarki atas terdiri dari manajerial, profesional, dan karyawan teknis, sedangkan tingkat yang lebih rendah terdiri dari operasional personil. Manajemen senior membuat keputusan strategis jangka panjang tentang produkdan layanan serta memastikan kinerja keuangan perusahaan. Tengah manajemen menjalankan program dan rencana manajemen senior dan manajemen operasional bertanggung jawab untuk memantau aktivitas harian bisnis. Pekerja pengetahuan, seperti insinyur, ilmuwan, atau arsitek, merancang produk atau layanan dan menciptakan pengetahuan baru untuk perusahaan, sedangkan pekerja data, seperti sekretaris atau juru tulis, membantu penjadwalan dan komunikasi di semua tingkat perusahaan.

Management

Tugas manajemen adalah memahami dari banyak situasi yang dihadapi organisasi, membuat keputusan, dan merumuskan rencana aksi untuk memecahkan masalah organisasi. Manajer merasakan tantangan bisnis di lingkungan; mereka menetapkan strategi organisasi untuk menanggapi tantangan tersebut; dan mereka mengalokasikan sumber daya manusia dan keuangan untuk mengkoordinasikan pekerjaan dan mencapainya keberhasilan. Sepanjang, mereka harus menjalankan kepemimpinan yang bertanggung jawab. Bisnis Sistem informasi yang digambarkan dalam buku ini mencerminkan harapan, mimpi, dan realita manajer dunia nyata. 

Tetapi manajer harus melakukan lebih dari mengelola apa yang sudah ada. Mereka harus juga membuat produk dan layanan baru dan bahkan menciptakan kembali organisasi dari waktu demi waktu. Bagian penting dari tanggung jawab manajemen adalah kerja kreatif didorong oleh pengetahuan dan informasi baru. Teknologi informasi dapat memainkan peran yang kuat dalam membantu manajer merancang dan memberikan produk baru dan layanan dan mengarahkan dan mendesain ulang organisasi mereka.

Teknologi Informasi

Teknologi informasi adalah salah satu dari banyak alat yang digunakan manajer untuk mengatasi perubahan.Perangkat keras komputer adalah peralatan fisik yang digunakan untuk input, pemrosesan,dan kegiatan output dalam suatu sistem informasi. Ini terdiri dari hal-hal berikut:komputer dengan berbagai ukuran dan bentuk (termasuk perangkat genggam mobile);berbagai input, output, dan perangkat penyimpanan; dan perangkat telekomunikasiyang menghubungkan komputer bersama.

BUKAN HANYA TEKNOLOGI: BISNIS PERSPEKTIF PADA SISTEM INFORMASI

Manajer dan perusahaan bisnis berinvestasi dalam teknologi dan sistem informasi karena mereka memberikan nilai ekonomi nyata untuk bisnis. Keputusan untuk membangun atau memelihara sistem informasi yang mengasumsikan laba atas investasi ini akan lebih unggul dari investasi lain di gedung, mesin, atau aset lainnya. Ini kembali unggul akan dinyatakan sebagai peningkatan produktivitas, seperti peningkatan pendapatan (yang akan meningkatkan nilai pasar saham perusahaan), atau mungkin sebagai posisi strategis jangka panjang yang unggul dari perusahaan tertentu pasar (yang menghasilkan pendapatan superior di masa depan).

ASET LENGKAP: MODAL ORGANISASI DAN MODEL BISNIS YANG TEPAT

Kesadaran tentang dimensi organisasi dan manajerial informasi sistem dapat membantu kami memahami mengapa beberapa perusahaan mencapai hasil yang lebih baik sistem informasi mereka daripada yang lain. Studi pengembalian dari informasi investasi teknologi menunjukkan bahwa ada banyak variasi dalam pengembalian perusahaan menerima

 

1.3 PENDEKATAN KONTEMPORER UNTUK SISTEM INFORMASI

Studi tentang sistem informasi adalah bidang multidisiplin. Tidak ada teori yang tunggal atau perspektif yang mendominasi.

PENDEKATAN TEKNIS

Pendekatan teknis untuk sistem informasi menekankan berdasarkan matematis model untuk mempelajari sistem informasi, serta teknologi fisik dan kemampuan formal dari sistem ini. Disiplin yang berkontribusi pada teknis pendekatannya adalah ilmu komputer, ilmu manajemen, dan riset operasi.Ilmu komputer berkaitan dengan membangun teori-teori computability, metode perhitungan, dan metode penyimpanan dan akses data yang efisien.Ilmu manajemen menekankan pengembangan model untuk pengambilan keputusan dan praktik manajemen. Riset operasi berfokus pada teknik matematika untuk mengoptimalkan parameter organisasi yang dipilih, sepertitransportasi, kontrol inventaris, dan biaya transaksi.

PENDEKATAN BEHAVIORAL

Bagian penting dari bidang sistem informasi berkaitan dengan masalah perilaku yang muncul dalam pengembangan dan pemeliharaan jangka panjang sistem Informasi. Masalah seperti integrasi bisnis strategis, desain, implementasi, pemanfaatan, dan manajemen tidak dapat dieksplorasi secara bermanfaat dengan model yang digunakan dalam pendekatan teknis. Disiplin perilaku lainnyamenyumbangkan konsep dan metode penting.

PENDEKATAN YANG DIBAHAS: SISTEM SISTEMATIS

Studi tentang sistem informasi manajemen (MIS) muncul untuk fokus penggunaan sistem informasi berbasis komputer di perusahaan bisnis dan instansi pemerintah. MIS menggabungkan karya ilmu komputer, ilmu manajemen, dan riset operasi dengan orientasi praktis mengembangkan solusi sistem untuk masalah dunia nyata dan mengelola sumber daya teknologi informasi. Ini juga berkaitan dengan perilaku masalah seputar pengembangan, penggunaan, dan dampak sistem informasi, yang biasanya dibahas di bidang sosiologi, ekonomi, dan psikologi.

1.4 GERAKAN DALAM PROYEK SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

  1. Masalah Keputusan Manajemen
  2. Meningkatkan Pengambilan Keputusan: Menggunakan Database untuk Menganalisis Tren Penjualan
  3. Meningkatkan Pengambilan Keputusan: Menggunakan Internet untuk Mencari Pekerjaan yang Membutuhkan Pengetahuan Sistem Informasi
Categories
Uncategorized

Hello world!

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!